Selasa, 19 Mei 2009

Lingkungan

Indonesia berpotensi mengurangi suhu bumi secara globalsebesar rata-rata 0,4 derajat celsius jika berhasil melakukan reforestasi (penghutanan kembali, Red) dalam jangka waktu 100 tahun ke depan. Ahli Meteorologi dan Perubahan Iklim Institut Teknologi Bandung (ITB), Armi Susandi, di sela-sela Konferensi PBB untuk Perubahan Iklim, di Nusa Dua, Bali, Selasa (11/12), mengatakan dengan asumsi sampai 2110 Indonesia berhasil melakukan reforestasi seluas 75,95 juta hektar, volume karbon yang berhasil diserap oleh hutan di Tanah Air sejumlah 58,1 giga ton dari total emisi karbon saat itu yang diperkirakan mencapai 156,86 giga ton. Selain berdampak pada penurunan suhu suhu bumi secara global, model reforestasi juga diyakini bisa mengurangi suhu udara di wilayah Indonesia sebesar rata-rata 4,26 derajat celsius."Artinya dari penyerapan sebesar itu, Indonesia telah berkontribusi sebesar 37 persen dalam pengurangan emisi global."